
RSUD Tamiang Layang terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, bukan hanya dari sisi keterampilan medis, tetapi juga melalui komunikasi yang menyentuh hati. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, melalui Project Leader Ignatius Yuliadi Suprapto, S.Kep, Ners Kepala Sekse Etika dan Mutu, kami resmi meluncurkan inovasi SAPA HATI (Senyum, Aktif, Pahami, Afirmasi, Hadir, Arahkan, Tegaskan, Izin Pamit) sebagai pedoman komunikasi perawat dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan keluarga.
Latar Belakang
Masih ditemui beberapa kendala dalam komunikasi antara perawat dan pasien, seperti kurang efektif, belum terstandar, serta adanya keluhan terkait sikap maupun etika pelayanan. Hal ini berdampak pada kepuasan pasien yang masih di bawah target, baik pada layanan rawat inap maupun rawat jalan.
Keunggulan SAPA HATI
SAPA HATI hadir sebagai solusi dengan keunggulan:
Ringkas, praktis, dan aplikatif bagi perawat.
Berbasis Patient Centered Care dan etika klinis.
Mudah diterapkan dalam bentuk buku manual maupun digital.
Tujuan
Menjadikan SAPA HATI sebagai Panduan Komunikasi Keperawatan.
Meningkatkan kepuasan pasien serta Zero Komplain Komunikasi.
Menstandarkan komunikasi perawat yang lebih humanis, empatik, dan profesional.
Tahapan SAPA HATI
Sapa – Senyum, sebut nama pasien, sapaan hangat.
Aktif – Mendengarkan dengan penuh perhatian tanpa menyela.
Pahami – Mengerti kebutuhan & perasaan pasien.
Afirmasi – Memberi semangat & dukungan positif.
Hadir – Perhatian penuh, empati utuh tanpa distraksi.
Arahkan – Instruksi jelas, ramah, dan mudah dipahami.
Tegaskan – Menyampaikan ulang poin penting agar tidak terjadi salah paham.
Izin Pamit – Menutup interaksi dengan sopan, hangat, dan terbuka.
Dampak yang Diharapkan
Melalui SAPA HATI, diharapkan:
Komunikasi perawat menjadi lebih humanis, empatik, dan profesional.
Peningkatan kepuasan serta kepercayaan pasien terhadap pelayanan rumah sakit.
Penurunan jumlah keluhan terkait sikap dan komunikasi petugas kesehatan.
💬 Direktur RSUD Tamiang Layang menyampaikan, “Pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya diukur dari hasil tindakan medis, tetapi juga dari bagaimana kami berkomunikasi dengan pasien dan keluarga. SAPA HATI adalah wujud komitmen kami menghadirkan pelayanan yang menyentuh
